Review Alur Cerita Anime Blue Period Episode 1

Alur Cerita Anime Blue Period 2021




Kali ini kita akan bahas anime yang cukup banyak memberi perhatian yaitu Blue Period, dengan genre Drama seni. Anime ini sangat menarik banyak perhatian di awal tayang perdana nya pada 25 September 2021. Tidak heran BokuAnimeList memberikan rating 7.9 untuk anime ini. Jika kalian belum mengetahui tentang anime ini kalian bisa baca sinopsis nya terlebih dahulu Sinopsis Anime Blue Period (2021). Baik langsung aja kita bahas Review Anime Blue Period Episode 1.









Awal anime ini menceritakan Yatora seorang siswa teladan yang sedang menonton bola pertandingan jepang melawan negara lain. Yatora menonton bersama teman-teman nya di sebuah tempat makan.

Setelah habis menonton, Yatora pergi ke toilet untuk mengganti seragam sekolah nya. Sebelum saat ke toilet, Yatora melihat sebuah poster tentang lukisan Picasso dan Yatora menganggap apa bagus nya lukisan picasso dan menganggap itu lukisan yang mudah di gambar.










Yatora juga seorang yang terbilang cerdas, karena ia selalu mendapat peringkat di kelas nya. Saat lagi berbincang dengan teman-teman nya di koridor kelas, tiba-tiba ada seseorang yang berlari melewati Yatora, dia adalah Ayukawa Ryuuji yang sedang membawa papan untuk sebuah lukisan.









Setelah berbincang-bincang, pelajaran berikut nya pun di mulai, yaitu pelajaran seni melukis. Saat berada di kelas seni lukis, Yatora merasa sangat bosan dan jenuh hingga salah satu teman nya meminta sebuah rokok ke Yatora.

Namun saat ingin memberikan teman nya sebuah rokok, guru nya tiba-tiba muncul didepan Yatora dan membuat Yatora dengan sigap memasukan rokok nya kedalam sebuah bangku. Setelah pelajaran menggambar selesai, Yatora pulang kerumah nya dan beajar dengan serius agar mendapat nilai ujian yang bagus untuk masuk universitas.

Namun saat sedang melamun, Yatora teringat dengan rokok nya yang tertinggal di kolong meja bangku kelas menggambar. Dengan terpaksa Yatora kembali lagi ke sekolah dan mengambil rokok nya. Namun saat membuka pintu kelas, Yatora di kagetkan dengan pemandangan sebuah lukisan yang sangat indah menurut nya, hingga membuat nya terpesona atau jatuh hati pada sebuah lukisan.









Saat merasa kagum dengan lukisan tersebut, Yatora ingin meyentuh lukisan tersebut namun di larang oleh Ayukawa yang tiba-tiba berada di belakang Yatora. Ayukawa pun bertanya untuk apa Yatora berada di sebuah kelas seni, dan bila ingin masuk ke dalam kelas seni Ayukawa berkata ke Yatora untuk ikuti jadwal nya yaitu hari senin dan kamis.

Lalu tiba-tiba Ayukawa menunjukan sebuah bungkus rokok kepada Yatora dan Yatora dengan sikap gugup ingin mengambil nya dari tangan Ayukawa. Lalu Ayukawa berkata bahwa bila Yatora terpaksa bergaul dengan teman-teman nya dan hanya merusak tubuh nya saja dengan merokok, lebih baik hentikan saja. Disini Ayukawa menunjukan sikap perhatian kepada Yatora, namun Yatora tidak terima dengan ucapan Ayukawa dan merasa yang harus di kasihani adalah Ayukawa sendiri bukan Yatora.











Merasa tak terima dengan kata-kata Ayukawa, Yatora mengatakn nama Ayukawa dengan Ryuuji kun. Hal tersebut membuat Ayukawa sedikit marah kepada Yatora dan mereka pun berdebat. Namun Yatora berkata bahwa wajah Ayukawa cantik seperti biasa dan harus nya dia memanfaatkan kecantikan nya untuk menggaet om om daripada mengikuti klub seni. Tak terima dengan ucapan Yatora, Ayukawa ingin marah kepada nya, namun tiba-tiba guru seni muncul dihadapan mereka berdua.

Setelah muncul nya guru seni, Yatora sedikit merasa bersalah akibat ucapan nya yang sedikit merendahkan klub seni. Setelah Yatora ingin keluar dari kelas, guru seni mengatakan bahwa Yatoa belum menyelesaikan gambar pemandangan yang di minta oleh guru seni nya. Guru seni juga mengatakan bahwa menggambar adalah suatu yang sangat menarik, apa lagi orang yang jujur terhadap diri nya sendiri, karena seni adalah bahasa tanpa kata.









Setelah pulang dari kelas seni, dan berkumpul bersama teman-teman nya untuk menonton bola, Yatora terbayang-bayang ucapan dari guru nya. Namun Yatora masih menganggap rendah sebuah seni, tapi perasaan tentang hati nya mulai terbongkar, Yatora merasa hati nya penuh kepalsuan.

Keesokan hari nya, Yatora yang sedang berdiri di jendela tiba-tiba melihat Mori sedang membawa sebuah barang-barang yang terlihat cukup berat di bawa nya. Lalu Yatora berusaha menolong nya dengan membawakan salah satu barang yang di bawa nya ke klub seni.











Setelah membawakan barang Mori kedalam klub seni, Yatora sedikit berbincang-bincang dengan Mori dan mengatakan bahwa Mori berbakat dalam melukis. Namun Mori merasa dirinya masih belum mahir dalam melukis dan ia merasa dirinya tidak berbakat, bila ia berbakat ia merasa usaha nya selama ini tidak di anggap karena orang lain menganggap gambar nya di lihat dari bakat bukan dari usaha nya selama ini.

Mendengar kata-kata dai Mori, Yatora merasa bersalah dan meminta maaf kepada Mori. Setelah itu kelas seni pun di mulai dan Yatora mencoba untuk melukis pemandangan Shibuya yang ia lihat pagi hari saat pulang menonton bola bersama teman-teman nya di sebuah tempat nongkrong.

Yatora mencoba melukis pemandangan Shibuya yang begitu indah menurut nya pada saat itu. Dengan dimulai dari warna biru dan di campur hijau, Yatora mulai melukis.











Saat sedang melukis dan membayangkan apa yang ingin di lukis nya, mendadak Yatora masuk kedunia biru. Dunia dimana ia bisa merasakan pemandangan shibuya saat pagi hari itu.

Tanpa disadari, Yatora sudah menggambar sesuatu yang cukup menarik perhatian Ayukawa saat lukisan-lukisan siswa di pajang di kelas seni. Namun saat tahu yang melukis nya Yatora, Ayukawa tidak jadi memberikan pujian nya terhadap lukisan Yatora.











Saat hendak pulang, tiba-tiba Ayukawa meminta Yatora untuk membantu nya di kelas seni. Saat ingin mencabut semua gambar yang telah di pajang, guru seni memberikan pujian kepada gambar Yatora, guru seni menganggap lukisan Yatora penuh dengan semangat.

Guru seni ingin Yatora menggambar lagi, namun Yatora menolak karena ia harus rajin belajar. Dan ternyata keluarga Yatora tidak mampu membiayai kuliah Yatora di swasta, untuk itu Yatora rajin belajar untuk bisa masuk ke universitas negeri.













Namun saat hendak belajar, Yatora mendadak malah menggambar kotak tisu yang berada di meja belajar nya. Tidak hanya kotak, mendadak Yatora menggambar pemandangan sore hari dari balik jendela kamar nya.

Ke esokan hari nya Yatora malah memberikan hasil menggambar nya kepada guru nya, dan meminta saran agar bisa berkembang dalam menggambar kepada guru nya. Tanpa disadari disini Yatora sudah jatuh hati kepada seni.

Setelah banyak perbincangan sama guru seni tentang apa dengan melukis dan hidup dengan karya seni bisa menakahi hidup dll, akhirnya Yatora jujur kepada guru nya bahwa telah menyukai seni menggambar.









Yatora mengungkapkan ingin masuk universitas negeri dan guru nya merekomendasikan universitas seni Tokyo, karena disana tempat universitas yang sangat bagus, namun daya saing nya pun sangat berat. Perbandingan nya 200:1, dan disana hanya 5 lulusan baru dari SMA yang di terima nya.

Namun Yatora tidak mundur dan menyerah, malah ia sangat bersemangat dan terus mengasah kemampuan nya dalam menggambar untuk bisa masuk ke universitas Tokyo. Karena menurut nya, baru pertama kali nya hidup nya jadi penuh warna dan hati nya berdetuk kencang dengan seni menggambar atau melukis. Perjalanan Yatora pun di mulai untuk bisa masuk ke universitas Tokyo dan menjadi seorang pelukis.

Baca juga : Sinopsis Anime Orient (2022) Yang Mirip Kimetsu no Yaiba



SHARE :